Worth-ED?

Sebagai seseorang yang gemar membaca dan menulis, terkadang saya kecewa dengan penulis-penulis baru saat ini. Dengan bertambahnya penerbit dan juga teknologi, begitu mudah bagi orang untuk bisa menyebarkan tulisan mereka melalui weblog maupun buku, sehingga semakin sulit untuk menemukan karya-karya yang berkualitas.

Salah satu hal yang sering mengganggu saya adalah ejaan (spelling) dan tata bahasa (grammar). Beberapa penulis sering tidak memperhatikan kedua hal tersebut sehingga meninggalkan cacat di tulisan mereka, terutama blogger-blogger Indonesia yang menggunakan campuran bahasa Inggris di dalam tulisan mereka.

Seperti judul postingan ini, saya sering menemukan tulisan “Worthed”. Padahal kalau penulis mau sedikit mencari tahu di google, maka akan ada penjelasan seperti ini :worth itDi situ ditulis bahwa “worth” adalah noun (kata benda) dan adjective (kata sifat), bukan verb (kata kerja). Oleh sebab itu, menambahkan -ed di belakangnya sangat tidak tepat. Memang ada adjective dan noun yang menggunakan -ed, contohnya gifted, interested, bored, relieved, dll. Jika anda perhatikan, di sini jelas bahwa adjective maupun noun yang menggunakan -ed itu berasal dari verb.

Oleh sebab itu, marilah kita menggunakan bahasa yang baik dalam menulis untuk bisa menghasilkan karya yang layak untuk dibaca dan dapat mendidik generasi penerus bangsa. Hiburan di televisi sudah banyak yang tidak mendidik, apakah kita mau tulisan kita juga masuk ke dalamnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s