Injil

Tadi malam pada saat evaluasi acara Pesta Nama Santo Petrus, ada pembicaraan sedikit mengenai pemenang lomba lektor & mazmur. Ya walaupun saya bukan lektor (apalagi pemazmur), saya sempat menghadiri rekoleksi untuk Lektor dan Pemazmur yang dibawakan oleh Father Richards Ambrose sewaktu masih di Singapura. Setelah bongkar-bongkar kamar, akhirnya saya menemukan buku catatan tersebut.

Ada perbedaan antara reader (pembaca) dan proclaimer (pembawa berita). Banyak orang yang bisa membaca tapi tidak semua orang bisa menjadi proclaimer. Untuk bisa menjadi proclaimer, seseorang tersebut harus mempunyai passion (antusiasme/semangat) terhadap Sabda Allah. Namun begitu, sekedar semangat ataupun pengetahuan saja tidak cukup. Seorang lektor/pemazmur harus mempunya hubungan kuat dengan Sabda Allah.

Kita harus menjalani hidup kita sepenuhnya untuk Tuhan, setiap saat dalam hidup kita, tidak hanya pada saat Misa atau berdoa saja. Kita hanya hidup satu kali di dunia ini, maka kita harus memutuskan apakah kita bersama Kristus atau tidak (tidak bisa di antara). Untuk setiap tindakan yang kita lakukan ada baiknya kita tidak memberi alasan, “Tuhan pasti mengerti” atau “orang lain juga melakukannya.”

Iman adalah hubungan PRIBADI kita dengan Tuhan. Jika kita mempunyai hubungan dekat dengan Kristus, maka kita akan dipanggil untuk mengikuti dia. Namun begitu, cara kita menjalani iman kita tidak bergantung kepada standard kita, melainkan standard Tuhan. Syarat-syarat mempunyai hubungan:
– Memiliki pengetahuan (akan Allah)
– Meluangkan waktu. Tuhan memberi kita waktu, jadi kita wajib memprioritaskan Dia
– Hubungan dengan Allah harus berdasarkan kehidupan yang jujur dan benar
-mempunyai hubungan yang intim

Seseorang yang tidak berusaha untuk membaca Kitab Suci dan membangun imannya melakukan pelanggaran Perintah Allah #1 & #2. Kita dapat berusaha membangun iman kita dengan cara membaca Kitab Suci karena Kitab Suci adalah Buku Kehidupan, seperti yang tertulis di 2 Tim 3:16-16-17;

“Segala tulisan Kitab Suci diilhamkan oleh Allah dan berguna untuk mengajar, menangkal kekeliruan, memperbaiki kelakuan dan mendidik dalam hidup kristiani.ย  Oleh Kitab Suci manusia Allah menjadi pandai dan diperlengkapi untuk setiap pekerjaan baik.”

Kehidupan doa kita harus/akan bertumbuh seiring dengan pertumbuhan iman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s